6 Tips Menjadi Kontraktor Bangunan Profesional

6 Tips Menjadi Kontraktor Bangunan Profesional. Anda seorang arsitek dan mulai agak jenuh dengan dunia desain? Sebenarnya, Anda bisa melebarkan sayap menjadi seorang kontraktor bangunan. Tawarilah klien-klien jasa arsitek Anda, apakah butuh seorang kontraktor untuk merenovasi rumah. Ini beberapa tips untuk jadi kontraktor profesional.

kontraktor bangunan

kontraktor bangunan

Tepat Waktu

Saat ingin bertemu dengan klien di kantor atau di kafe, pastikan Anda datang tepat waktu. Kalau bisa, Anda datang minimal 10 menit dari waktu yang dijanjikan. Klien akan senang melihat ketepatan waktu Anda, dan proyek bangunan akan berjalan dengan lancar. Waktu adalah uang, jadi jangan sia-siakan. Saat ingin jadi kontraktor bangunan profesional, Anda harus memberi impresi bagus pada klien, dengan menghargai waktu.

Bekerja Sama

Jika Anda belum punya banyak modal untuk jadi kontraktor bangunan dan membangun rumah sendiri (yang kelak akan dijual), maka ajukan kerjasama. Misalnya, Anda mencari investor yang bisa membelikan bahan-bahan bangunan. Jika rumah sudah jadi, lalu laku terjual, maka investor akan mendapat ganti uang material dan keuntungan dari Anda.

Jangan lupakan perjanjian hitam di atas putih dan bermaterai, antara Anda sebagai kontraktor bangunan dan klien sebagai investor. Hal ini sangat penting, karena menghindarkan Anda dari kejadian yang tidak diinginkan. Misalnya investor ingin pembagian keuntungan yang lebih tinggi, atau tidak mau membelikan bahan material tambahan saat dibutuhkan.

Promosi

Saat merintis karir sebagai kontraktor bangunan, promosikan terus usaha Anda. Cetaklah beberapa boks kartu nama dan bagikan pada orang-orang yang Anda temui di pesta, rapat, maupun acara keagamaan. Siapa tahu mereka butuh jasa Anda lalu menghubungi nomor telepon yang ada di kartu nama itu. Anda juga bisa berromosi dari mulut ke mulut, pada tetangga, saudara, maupun mantan rekan kerja.

Anda juga bisa memasang iklan sebagai kontraktor bangunan di media sosial. Maksimalkan peran media sosial Anda, jangan hanya jadi tempat menggalau dan mencurahkan isi hati. Bagikan foto profil Anda saat bekerja sebagai kontraktor, lalu teman-teman di dunia maya yang membutuhkan jasa Anda akan menghubungi di saat yang tepat.

Tipe Rumah

Jangan hanya membuat rumah yang ukurannya super besar dengan harapan akan terjual hingga belasan milyar rupiah. Buatlah beragam rumah dengan tipe dan harga yang bervariasi, siapa tahu rumah yang ukurannya kecil malah banyak laku terjual. Jadilah kontraktor bangunan yang bisa mengerti kebutuhan pasar akan hunian yang nyaman. Jangan terpatok pada suatu kelas, tapi buatlah rumah yang sesuai untuk seluruh lapisan masyarakat.

Sabar

Ujian ketika menjadi kontraktor bangunan adalah klien yang cerewet dan kadang susah dimengerti maunya apa. Usahakan untuk sabar dan dengan seksama mendengarkan ucapannya. Jangan mudah terpancing emosi, siapa tahu klien itu hanya mengetes Anda. Berikan senyuman termanis dan tekad agar bangunan yang direnovasi akan selesai tepat waktu.

Komunikatif

Kemampuan berkomunikasi sangat penting ketika Anda jadi proses pembangunan. Anda berkomunikasi dengan banyak orang, mulai dari klien, pekerja bangunan, hingga kontraktor lain. Bicaralah dengan bahasa mereka dan pahami keinginannya, sehingga tidak ada kesalahpahaman. Anda juga dituntut untuk berkomunikasi dengan hati-hati namun tetap jujur.

Jika Anda ingin mengembangkan karir jadi kontraktor bangunan, maka Anda harus sabar, komunikatif, dan juga inovatif. Buatlah bangunan rumah yang bervariasi, sehingga makin banyak orang yang menghuni hunian karya Anda. Layanilah semua klien dengan senyuman dan bekerjalah dengan penuh semangat.

shares